PEMBATALAN SHOLAT

بسم الله الرحمن الرحيم


Kita semua tahu bahwa sholat merupakan fardu 'ain dan ibadah badaniyah yang paling pokok, oleh karena itu kita sebagai muslim wajib melaksanakannya beserta mengetahui ilmunya. Untuk pengertian, rukun dan syarat wajib sholat sudah saya tulis pada artikel sebelumnya, dan sekarang tentang pembatalannya, dengan kita mengetahui pembatalan sholat maka kita bisa lebih berhati-hati ketika dalam melaksanakan sholat tersebut.
Hal-hal Yang Dapat Membatalkan Shalat
Hal-hal yang dapat membatalkan sholat di antaranya :

1. Adanya niat dalam hati atau nga-zam untuk memutuskan/keluar/membatalkan sholat, atau menggantungkan putusnya sholat kepada sesuatu, contoh : umpamanya di dalam hati ada maksud "jika terjadi gempa bumi atau ada yang manggil, maka saya akan keluar/membatalkan sholat", nah ketika ada maksud seperti itu di dalam hati, maka waktu itu juga sholatnya batal. Seperti ada orang yang niat dalam hati bahwa dia akan keluar dari islam minggu depan-misalnya, maka waktu itu juga dia telah keluar dari islam alias murtad. Naudzubillahi mindzalik.
2. Melakukan pekerjaan yang banyak, yaitu bergerak 3x berturut-turut, baik disengaja atau tidak. Contoh seperti kita menggaruk 3x berturut-turut itu membatalkan sholat
3. Terkena najis, misalnya ketika sedang sholat tiba-tiba ada kotoran cicak yang jatuh ke kita, nah jika kotoran tersebut kering dan bisa dijatuhkan tanpa diambil, maka tidaklah mengapa, tapi kalau dibiarkan maka sholatnya batal karena membawa najis. Adapun jika kotoran terebut basah dan nempel tidak bisa dibuang maka batal sholatnya, kalaupun bisa dibuang pasti masih ada yang nempel karena basah, maka tetap batal karena membawa najis. Dan batal juga jika kita tahu pada pakaian kita ada najis, umpamanya seperti ada darah atau najis lainnya.
4. Terbuka 'Aurat, jika 'aurat terbuka ketika sholat tanpa disengaja, harus cepat-cepat ditutup ketika itu juga, jika dibiarkan maka batal sholatnya. Dan jika sengaja dibuka maka jelas batalnya.
5. Berbicara sengaja dengan dua huruf atau satu huruf yang mengandung ma'na.
6. Makan atau minum, baik sengaja atau tidak, batal juga jika ada sisa makanan atau minuman di dalam mulut kemudian menelannya. Dan hal-hal yang membatalkan puasa sama juga membatalkan sholat
7. Loncat ketika sholat.
8. Memukul, baik disengaja atau tidak.
9. Menambah rukun fi'liyyah dengan sengaja (rukun yang berupa pekerjaan).
10. Mendahului imam sampai dua rukun fi'liyyah, atau juga sengaja memperlambat sehingga tertinggal dua rukun fi'liyyah tanpa udzur, jika tertinggalnya karena udzur, apakah karena sudah tua atau sedang sakit sehingga tertinggal dari imam, itu tidak mengapa.
11. Mengi'tiqodkan Rukun/Fardu kepada sunnah. Misalnya dalam hati ada i'tiqod bahwa takbir ihrom itu sunnah, maka sholatnya batal, karena takbir ihrom itu termasuk rukun (wajib), bukan sunnah.
12. Berhadas baik sengaja atau tidak.
13. Sengaja meninggalkan satu rukun.
14. Membelakangi kiblat.
15. Tertawa.
16. Murtad (keluar dari islam).
17 Ragu terhadap niat sholat, misalnya dalam hati ragu apakah niat sholat dzuhur atau asar, atau juga ragu terhadap syarat sholat, seperti ragu apakah masih suci atau tidak, maka keraguan tersebut membatalkan sholat.
18. Meninggalkan salah satu rukun sholat dengan sengaja.
19. Memanjangakan rukun yang pendek, yaitu "i'tidal dan duduk antara dua sujud". Misalnya dalam i'tidal setelah selesai membaca

 ربنا لك الحمد مل ء السموات ومل ء الارض ومل ء ما شئت من شيئ بعد

masih tetap berdiri lama, itu membatalkan sholat. Atau ketika duduk antara dua sujud setelah selesai membaca

رب اغفرلي وارحمني واجبرني وارفعني وارزقني واهدني وعافني واعف عني

masih tetap duduk lama, itu juga membatalkan sholat.

Wallahu A'lam

0 Response to "PEMBATALAN SHOLAT"

Post a Comment