FUNGSI HADIS

بسم الله الرحمن الرحيم

Fungsi Al-Hadis

1.Hadis berfungsi untuk Menguatkan dan menegaskan hukum-hukum yang tersebut dalam Al-Quran. Contoh seperti ayat :


واقيموا الصلوة واتوالزكوة

Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat (Q.S. Al-Baqoroh)

Ayat diatas ditegaskan kembali dan dikuatkan oleh hadis Nabi Muhammad SAW.


بني الاسلام على خمس : شهادة ان لااله الا الله وان محمدا رسول الله واقام الصلاة وايتاء الزكاة وحج البيت وصوم رمضان

Islam itu ditegakkan atas lima dasar : 1. Bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak di sembah kecuali Allah, dan bahwasannya Nabi Muhammada adalah utusan Allah, 2. Mendirikan sholat lima waktu, 3. Mengeluarkan zakat, 4. Mengerjakan ibadah haji ke Baitulloh, 5. Berpuasa di bulan Ramadhan. (Muttafaq 'alaih)

2. Hadis berfungsi memberikan penjelasan terhadap apa yang dimaksud di dalam kandungan Al-Quran, seperti menjelaskan arti yang masih samar dalam Al-Quran ; merinci apa-apa yang dalam Al-quran disebutkan secara garis besar ; Membatasi apa-apa yang dalam Al-Quran secara umu dan memperluas maksud dari sesuatu yang tersebut dalam Al-Quran

3. Hadis berfungsi menetapkan suatu hukum yang secara jelas tidak terdapat dalam Al-Quran.

Dengan demikian, Hadis menetapkan suatu hukum sendiri yang tidak ditetapkan di dalam Al-Quran. Fungsi Hadis dalam bentuk ini di sebut isbat atau insya.

Contoh Hadis Nabi Muhammad SAW :


كل ذي ناب من السباع فاكله حرام

Setiap binatang buas yang bertaring, haram di makan (H.R. Muslim)

Haramnya binatang buas yang bertaring secara jelas tidak disebutkan dalam Al-Quran.

No comments:

Post a Comment