PEMBATALAN PUASA

بسم الله الرحمن الرحيم

Ada beberapa hal yang dapat membatalkan puasa, di antaranya :

a. Memasukkan sesuatu ke dalam lobang rongga badan dengan sengaja, seperti makan, minum, merokok, atau benda apa saja, dan juga memasukkan benda ke dalam telinga atau hidung hingga melewati pangkal hidung. Jika hal tersebut karena lupa, maka tidak membatalakan puasa 

عن ابي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من نسي وهو صائم , فأكل او شرب , فليتم صومه , فانما اطعمه الله وسقاه

Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah SAW : Barang siapa yang lupa, sedang ia berpuasa, lalu ia makan dan minum, maka sempurnakanlah puasanya. Maka sungguh Allah telah memberikan makan dan minum kepadanya. (Muttafaq 'Alaih)  

b. Muntah dengan sengaja, jika tidak disengaja tidak batal

عن ابي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من ذرعه القيئ فلا قضاء عليه , ومن استقاء فعليه القضاء
(رواه الخمسة)


Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah SAW : Barang siapa yang terpakasa muntah (tidak sengaja) maka tidak ada qodo baginya. Dan barang siapa yang sengaja muntah, maka wajib qodo baginya.

c. Haid dan Nifas. Wanita haid dan nifas haram berpuasa, tetapi wajib meng-qodo puasa sebanyak yang ia tinggalkan ketika haid dan nifas.

d. Melahirkan 

e. Sampainya jari wanita ketika ber-istinja hingga melewati bagian vagina yang tampak ketika dalam posisi jongkok

f. Jima' (hubungan badan) pada siang hari atau ketika fajar shodiq telah nampak walaupun jima'nya tidak keluar mani, tetap membatalkan puasa.

g. Keluar mani dengan sengaja seperti masturbasi, atau keluar mani sebab persentuhan.

h. Gila walau sebentar

i. Murtad, ya'ni keluar dari agama Islam

Wallahu A'lam

No comments:

Post a Comment