SYARAT TAUBAT

بسم الله الرحمن الرحيم

Kali ini saya akan menuliskan artikel tentang syarat-syarat taubat, dan untuk tata caranya Insya Allah akan saya bahas tuntas pada artikel yang lain. Tentang taubat ini perlu kita ketahui  syarat dan caranya, dan wajib kita lakasanakan, apalagi dalam kehidupan kita sehari-hari yang tak luput dari dosa, seperti saya yang menulis pun banyak sekali dosa dan kesalahan yang telah saya lakukan, semoga Kita bisa bertaubat sebelum mati dan Allah mengampuni dosa kita semua. Aamiin.

DALIL PERINTAH TAUBAT

Dalil taubat ini sebetulnya banyak sekali di dalam Al-Quran, tapi saya tidak akan tulis semuanya, satu saja yang saya tulis yaitu surat At-Tahrim ayat 8 :


ياايهاالذين امنوا توبوا الى الله توبة نصوحا عسى ربكم ان يكفر عنكم سياتكم ويدخلكم جنت تجري من تحتها الانهار يوم لايخزي الله النبي والذين امنوا معه نورهم يسعى بين ايديهم وبايمانهم يقولون ربنا اتمم لنا نورنا واغفر لنا انك على كل شيئ قدير

Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kalian akan menghapus kesalahan-kesalahan kalian dan memasukkan kalian ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan : "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami, sesungguhnya engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu". (QS. At-Tahrim ayat : 8)

Syarat-syarat Taubat

Saya ambil keterangannya dari kitab Nashoihuddiniyyah karangan Habib 'Abdullah bin 'Alawi Al-Haddad Al-Hadromiy Asy-Syafi'i Rahimahullahu Ta'ala, bagi yang punya silakan di buka saja kitabnya.


الاول الندم بالقلب على الذنوب السافلة

Pertama : Menyesali dengan hati atas dosa-dosa yang rendah dan hina.

Artinya kita bersedih dan menyesali atas dosa-dosa yang telah kita perbuat, dan ingat perbuatan dosa itu merupakan perbuatan hina dan menghinakan diri kita. Kenapa harus bersedih dan menyesal ??? karena terkadang orang berbuat dosa itu tertawa merasa senang dan tak pernah menyesalinya. Jika demikian bagaimana bisa melaksanakan taubat itu, sedangkan dia sendiri tak pernah menyesalinya.


الثاني الاقلاع عن الذنب , ومعناه ان لايتوب من ذنب وهو مقيم عليه وملازم له

Kedua : Mencabut perbuatan dosa (meninggalkan perbuatan dosa). Ma'nanya : Seseorang tidak dikatakan bertaubat dari dosa jika dia masih tetap melakukan dosa tersebut. Jadi syarat kedua wajib meninggalkan perbuatan dosa tersebut.


الثالث العزم على ان لا يعود الى الذنوب ماعاش

Ketiga : Ngazam (berjanji) tidak akan kembali melakukan perbuatan dosa selama dia hidup.

Itulah syarat taubat untuk dosa yang langsung hubungannya dengan Allah, seperti meninggalkan kewajiban shalat, zakat, ataupun melakukan zina dll.

Jika dosa tersebut ada hubungannya dengan manusia, seperti mencuri, menyakiti orang lain baik lahir dan batinnya, maka syarat taubat ini MENJADI 4, yang di atas 3 ditambah 1 dia harus meminta ma'af kepada orang yang disakitinya dan mengembalikan barang jika dia mencurinya.

Perlu diingat.!!! Jika seseorang meninggalkan kewajiban shalat dan lainnya, maka dia wajib bertaubat, di samping taubat dia wajib meng-Qodo-nya sesuai kemampuannya. Misalnya seseorang meninggalkan shalat selama 1 minggu, cepatlah bertaubat dan shalatnya diQodo sesuai kemampuan, maksud kemampuan di sini, kita meng-Qodo-nya tidak usah sekaligus karena bisa memberatkan. Qodo kita lakukan sesuai kemampuan hingga selesai meng-Qodo semua kewajiban yang ditinggalkan, atau Kita bisa lakukan shalat lima waktu 2x 2x, shalat yang pertama yang ada, shalat kedua mengQodo yang tertinggal, jadi dalam 1 minggu kita selesai meng-Qodonya.

Sebagian orang berpendapat tidak usah Qodo shalat, menurut saya justru Allah akan menilai seberapa besar usaha ataupun pengorbanan seseorang untuk mendapatkan ampunan-Nya, dan Qodo Shalat inilah merupakan salah satu usaha di samping taubat dilakukan untuk mendapat ampunan dan rido Allah. Banyak orang yang rela mengorbankan harta bahkan nyawanya di jalan Allah untuk mendapat ampunan dan rido Allah. Kita disuruh Qodo Shalat saja kok merasa berat, Di mana letak pengorbanan kita?????? Cinta sama seseorang saja butuh pengorbanan, apalagi cinta sama Allah.

No comments:

Post a Comment