SYARAT TAKBIR IHRAM


بسم الله الرحمن الرحيم

Takbir ihram merupakan salah satu rukun shalat. Mengucapkan takbir ihram ini wajib dibarengi dengan niat di dalam hati. 
Takbir ihram mempunyai beberapa syarat yang harus dipenuhi, di antaranya :

1. Membaca takbir ihram harus setelah berdiri tegak.

2. Membaca takbir ihram harus dengan bahasa arab dan tidak boleh diterjemahkan.

3.  Membaca takbir ihram harus dengan menggunakan lafadz jalalah yaitu ucapan "Allahu" jangan diganti dengan lafadz yang lain seperti "Arrahman atau Arrahiim"

4.  Membaca takbir ihram harus dengan menggunakan lafadz "Akbar" tidak boleh diganti dengan yang lain misalnya dengan "kabir" atau yang lain.

5. Membaca takbir ihram harus dengan tartib (berurutan) di antara lafadz "Allahu dan Akbar", jangan dibalik seperti "Akbarullah",

6. Tidak boleh memanjangkan "Hamzah" pada lafadz Allah, karena kalau dipanjangkan ma'nanya berubah menjadi "Istifham"

7. Tidak boleh memanjangkan huruf "BA" pada lafadz "Akbar".

8. Tidak boleh mentasydid huruf "BA" pada lafadz "Akbar", jika ditasydid maka tidak jadi shalatnya.

9. Tidak boleh menambah huruf "wawu" sukun ataupun berharkat di antara lafadz "Allahu dan Akbar", sebab kalau ditambah wawu maka huruf "HA" pada lafadz Allahu menjadi panjang.

10. Tidak boleh menambah huruf "wawu" sebelum lafadz "Allahu"

11. Tidak boleh diam di antara lafadz "Allahu dan Akbar", baik diam sebentar ataupun lama.

12. Bacaan takbir harus terdengar oleh telinga sendiri, dan ini berlaku untuk semua rukun Qouli, jadi ketika shalat semua bacaan di dalam shalat harus terdengar oleh telinga orang yang membaca, tidak boleh shalat sementara lisannya diam tidak mengucapkan apa-apa, jika lisannya diam maka bukanlah shalat, karena shalat itu adalah ucapan-ucapan dan pekerjaan-pekerjaan yang diawali dengan takbir ihram dan diakhiri dengan salam, dan tentu yang namanya ucapan harus ada suara keluar, kalau tidak ada suara hanya mulut saja yang bergerak itu namanya isyarat, dan sholat bukanlah isyarat. Perlu diingat juga ketika kita shalat dengan bacaan terdengar oleh telinga sendiri ini dapat menambah khusyu', coba kalau kita sholat sementara mulut hanya diam tidak mengucapkan apa-apa bisa membuat sholat melamun.

Khusus untuk orang yang tuli atau keadaan di sekitar sedang ramai hingga bacaan sholat terdengar samar atau bahkan tidak terdengar, maka tidaklah mengapa

13.  Mengucapkan takbir ihram sudah masuk waktu, karena shalat tidaklah sah jika belum masuk waktunya.

14.   Mengucapkan takbir ihram harus sudah menghadap kiblat.

15.  Mengucapkan takbir ihram harus dengan benar ketika melafalkan huruf-hurufnya (Makhrajnya harus benar)

16. Untuk ma'mum ketika mengucapkan takbir ihram harus sudah selesai imam mengucapkannya, tidak boleh berbarengan, jika takbir ihram ma'mum bareng dengan imam maka ma'mum tidak sah.

Wallahu A'lam

0 Response to "SYARAT TAKBIR IHRAM"

Post a Comment