PERISTIWA PELETAKKAN HAJAR ASWAD

بسم الله الرحمن الرحيم


Bagian I
Materi Ke 6

Lanjutan Dari Materi Tentang Pernikahan Nabi Muhamamd SAW Dengan Siti Khadijah

1. Ketika Nabi SAW berusia 35 tahum, Kaum Quraisy merehab (membarukan) bangunan Ka'bah.

2. Beliau bersama pamannnya 'Abbas ikut bergabung bersama kaum Quraisy di dalam perehaban Ka'bah.

3. Ketika peletakkan Hajar Aswad, terjadi perselisihan antara pemimpin-pemimpin kaum Quraisy tentang siapa yang pantas meletakkan Hajar Aswad pada tempatnya, akhirnya mereka pun sepakat bahwa yang pantas meletakkan Hajar Aswad ialah orang yang pertama masuk Masjid.

4. Orang yang pertama masuk Masjid ternyata Rasulullah SAW, maka kaum Quraisy pun merasa senang seraya berkata : kami rela dengan Al-amin (maksudnya mereka rela bila Rasulullah SAW yang meletakkannya. (Al-amin artinya terpercaya adalah gelar yang diberikan kaum Quraisy kepada Nabi SAW)

5. Kemudian Rasulullah SAW meletakkan hajar Aswad itu di atas sorbannya dan meminta kepada setiap kepala kaum Quraisy untuk memegang ujung sorbannya, lalu Rasul memerintahkan kepada mereka untuk mengangkatnya, setelah sampai ke tempat penyimpanannya, Rasulullah yang mengambil dan meletakkan hajar aswad tersebut, maka hilanglah perselisihan di antara kepala-kepala kaum Quraisy, mereka pun mengagumi kekuatan berfikir Rasulullah SAW.

Bersambung Ke Artikel Tentang Perilaku Rasulullah SAW

Wallahu A'lam