PERJALANAN NABI MUHAMMAD SAW KE NEGERI SYAM

بسم الله الرحمن الرحيم

Bagian I-4

1. Sewaktu Nabi Muhammad SAW kecil beliau sudah mandiri, beliau bekerja sebagai pengembala kambing untuk menghidupi dirinya.

2. Menginjak usia 9 tahun (ada yang mengatakan 13 tahun), beliau mengadakan perjalanan ke negeri Syam yang pertama kalinya bersama pamannya Abu Thalib untuk berdagang.

3. Tatkala beliau mendekati Busro, ada seorang Pendeta (namanya Buhaira) yang melihat beliau dan menemukan tanda-tanda kenabian dengan ciri-ciri yang ada pada kitab Ahlul-kitab (ciri tersebut di antaranya ketika Nabi SAW berteduh di bawah pohon dan pohon tersebut merunduk/menaungi Nabi), lalu si pendeta mengabarkan kepada Abu Thalib bahwa Nabi Muhammad SAW akan menjadi Nabi terakhir, dan si pendeta meminta kepada Abu Thalib agar cepat kembali karena takut akan ada musuh yang mengintai.

PERJALANAN KEDUA NABI MUHAMMAD SAW KE NEGERI SYAM 

1. Pada usia 25 tahun Nabi Muhammad SAW kembali mengadakan perjalan ke negeri Syam yang kedua kalinya untuk berdagang (Barang dagangan milik Siti Khadijah)

2. Siti Khadijah adalah seorang wanita mulia yang kaya raya, banyak orang yang mengambil barang dagangan darinya.

3. Siti Khadijah memilih Nabi Muhammad SAW untuk menjual barang dagangannya, karena Khadijah mendengar bahwa Nabi Muhammad adalah orang yang amanah dan berakhlaq mulia.

4.  Nabi Muhammad berdagang di sertai oleh pelayan Khadijah yang bernama Maisaroh, beliau berdagang dengan mendapatkan keuntung yang sangat banyak.

Bersambung ke Pernikahan Nabi Muhammad SAW Dengan Siti Khadijah

0 Response to "PERJALANAN NABI MUHAMMAD SAW KE NEGERI SYAM "

Post a Comment