LARANGAN MENCACI MAKI SAHABAT NABI SAW

بسم الله الرحمن الرحيم

Sahabat Nabi Muhammad SAW ialah mereka yang hidup sezaman dengan Nabi SAW. Mereka adalah orang-orang beriman yang saleh, Akhlaq mereka mengikuti Akhlaq Rasululullah SAW yang mulia, Allah SWT pun rido kepada mereka.
 

والسابقون الاولون من المهاجرين والانصار والذين اتبعوهم باحسان رضي الله عنهم ورضوا عنه واعد لهم جنت تجري تحتها الانهار خلدين فيها ابدا ذلك الفوز العظيم

Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar (QS. At-Taubah : 100).

Oleh karena itu, maka haram bagi orang yang beriman mencaci, menghina dan merendahkan para sahabat Nabi yang mulia, dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda :


لا تسبوا أصحابي فلو أن احدكم أنفق مثل أحد ذهبا ما بلغ مد أحدهم ولا نصيفه

Janganlah kalian mencaci para sahabatku, andaikan kalian bersedekah dengan emas sebesar gunung uhud, maka hal itu tidak bisa mengimbangi sedekah yang dikeluarkan para sahabat satu mud saja atau separuhnya. (Muttafaq 'Alaih).


Dalam hadis lain Nabi berkata :

الله الله في أصحابي الله الله في أصحابي لاتتخذوهم غرضا بعدي فمن أحبهم فبحبي احبهم ومن أبغضهم فببغضي أبغضهم

Hati-hatilah terhadap sahabat-sahabatku, hati-hatilah terhadap sahabat-sahabatku, janganlah kalian menjadikan mereka sasaran cacian setelahku, barangsiapa yang mencintai mereka, maka berarti mereka telah mencintaiku dan barangsiapa yang membenci mereka, maka berarti telah membenciku (HR. Imam Ahmad).

Imam Malik bin Anas berkata, "Orang yang mencaci maki para sahabat Nabi, mereka tidak memiliki saham atau bagian dalam Islam".
 
Begitu pula kita jangan mencaci sesama Mukmin. Ingat perkataan Rasulullah SAW


 سباب المؤمن فسوق وقتاله كفر

Mencaci orang mu’min merupakan perbuatan fasiq (dosa besar) dan memeranginya merupakan perbuatan kufur.

No comments:

Post a Comment