DAMPAK GANTI DOMAIN BLOG

Dampak Mengganti Domain Sebuah Blog Menjadi TLD
Apakah ganti domain akan berdampak pada jumlah visitor? Mungkin pertanyaan inilah yang paling sering muncul sebelum beralih ke domain sendiri atau TLD (Top Level Domain). Apakah itu domain .com yang lebih populer, domain .id sebagai identitas blog dari Indonesia, atau mungkin .net, .org dan yang lainnya. Apa saja dampak setelah ganti domain?

- Pertama, Nama blog menjadi lebih simple, inilah dampak positifnya. Berbeda ketika kita masih menggunakan .blogspot.com di mana URL blog lebih panjang, dengan beralih ke TLD tentu URL blog menjadi lebih pendek, lebih mudah diingat dan tentunya kelihatan lebih bagus. Lalu apakah blog dengan domain sendiri artikelnya bisa berada di halaman pertama Google? Tentu saja jika artikelnya berkualitas, karena tak sedikit blog yang masih menggunakan .blogspot.com bisa bersaing dengan blog TLD dan bisa tampil di page one Google.

- Kedua, Jika anda seorang Publisher Adsense, blog yang anda daftarkan sudah TLD (akun Non-Hosted), anda bisa memasang iklan adsense di blog lain yang menggunakan TLD dan blogspot, berbeda dengan .blogspot.com (akun Hosted) iklan tidak bisa dipasang di blog TLD, untuk proses review hingga diterima Adsense juga lebih cepat dengan menggunakan TLD.

- Ketiga, dari segi pengunjung sebetulnya tidak akan berkurang banyak, mengapa? Karena artikel yang tampil di mesin pencari ketika dibuka otomatis akan dialihkan ke domain baru kita, dan lama-kelamaan yang asalnya .blogspot.com akan mulai berubah menjadi domain sendiri kurang lebih membutuhkan waktu 1-2 bulan dan akan kembali normal, yang tentunya blog harus disubmit ulang ke mesin pencari. Sitelink yang anda dapat dari Google untuk sementara akan hilang, tapi tidak usah khawatir nanti juga akan muncul kembali.

- Keempat, tentu anda mempunyai beban karena harus membayar biaya sewa domain tiap tahun, namun kalau dihitung-hitung sebetulnya tidak terlalu mahal, untuk .com harga di kisaran 120-130 ribu pertahun, domain .id lumayan agak mahal sekitar 250 ribu pertahun, harga tersebut hampir sama di semua penyedia domain, jika ada yang menawarkan harga lebih murah, itu hanya bayar pertama saja (harga promo) untuk pertama daftar hingga satu tahun ke depan, sedangkan untuk biaya perpanjangan tiap tahun harganya semua hampir sama, kalau tidak percaya silakan cek harga di semua penyedia domain, karena kebetulan 3 blog saya sewa domain di penyedia domain yang berbeda.

Bagaimana jika blog kita sudah TLD kemudian akan diganti dengan TLD yang lain? Ini yang menurut saya agak repot, seperti blog saya ini yang awalnya alkaukabiyah.id, sebulan sebelum expired kemudian diganti menjadi alkaukabiyah.com, perubahan drastis terjadi, visitor turun drastis. Tapi tidak usah khawatir berlebihan karena ini hanya sementara saja, untuk selanjutnya akan kembali normal seperti semula.

Lalu langkah apa yang harus dilakukan setelah ganti domain?

Setelah domain sukses diganti, anda harus submit ulang ke Google, Bing, Yahoo dan search engine lainnya. Untuk caranya silakan lihat di sini, sudah saya tulis dengan lengkap beserta gambarnya.

No comments:

Post a Comment