PENGERTIAN DAN SYARAT HADIS MUTAWATIR

بسم الله الرحمن الرحيم

Pengertian Khabar Mutawatir Oleh Doktor Mahmud Ath-Thihan dalam kitabnya Taisir Mustolah Hadis
Menurut Bahasa Tawatir ialah Tatabu' artinya berturut-turut

Menurut Istilah adalah

ما رواه عدد كثير تحيل العادة تواطؤهم على الكذب

Hadis Mutawatir adalah hadis yang diriwayatkan oleh banyak orang yang menurut kebiasaan mustahil mereka sepakat berbohong.

Maknanya : "Yaitu hadis atau Khabar yang diriwayatkan oleh banyak perawi dalam tiap tingkatan dari tingkatan-tingkatan sanadnya, yang menurut kebiasaan tidak mungkin mereka sepakat berbohong atau menyelisihi hadis ini.
Pengertian Dan Syarat Hadis Atau Khabar Mutawatir
Syarat-syarat Hadis Mutawatir

1. Jumlah orang yang meriwayatkannya banyak. Para Ulama berbeda pendapat tentang berapa jumlah paling sedikit dari yang disebut banyak, menurut pendapat yang terpilih paling sedikit berjumlah 10 orang (Tadribur-rawi).
2. Jumlah tersebut di atas terdapat pada semua tingkatan sanad.
3. Menurut kebiasaan perawi tersebut mustahil sepakat untuk berbohong.
4. Sandaran khabar tersebut melalui panca indera, seperti perkataan mereka : "Kami mendengar atau kami melihat, atau kami menyentuh atau selainnya. Adapun jika sandaran khabar mereka adalah akal seperti misalnya perkataan "barunya alam", maka ini tidak disebut khabar mutawatir.

Hukum Hadis Mutawatir

Hadis Mutawatir memberikan faidah ilmu dharuri (yang pasti), yaitu keyakinan yang sampai membuat manusia membenarkannya dengan pembenaran yang pasti, seperti manusia menyaksikan sesuatu dengan (mata kepala) sendiri, yang tidak mungkin dia meragukan kebenaran yang dia lihat sendiri. Maka yang demikian itu adalah khabar mutawatir. Oleh karena itu Khabar Mutawatir seluruhnya diterima tanpa memerlukan pembahasan mengenai kedaan perawinya.

No comments:

Post a Comment